Dua Puluh Senyuman Plus Satu

Seekor angin berhembus kencang melewati pematang sawah dan tersentak saat melihat sebuah rumah. Rumah itu tidak besar, langit-langitnya tidak tinggi. Dindingnya berwarna merah muda dengan jendela-jendela putih di beberapa sisi. Angin memasang telinganya baik-baik saat rumah itu melambaikan tangan kepadanya seraya mengajaknya masuk. Saat itu cuaca di luar sangat terik, namun tiga meter jalan setapak yang memisahkan teras rumah itu dengan pagarnya terasa hangat. Sesaat angin merasa ragu untuk masuk ke dalam rumah itu, melihat suasana di dalam rumah yang penuh sesak akan perbedaan. Angin kecil itu lelah berjalan sendirian sepanjang hari dan menurutnya keadaan rumah itu terlalu penat untuk harinya yang berat.

Namun rumah kecil itu menarik tangan angin hingga angin terhentak masuk ke dalam ruangan-ruangannya yang kecil dan dijejali kira-kira dua puluh orang. Angin merasa canggung, bersiap-siap untuk meninggalkan ruangan, namun niat itu diurungkannya saat dua puluh senyum menahannya untuk tinggal lebih lama. Angin pun memperhatikan senyum-senyum itu satu per satu.

Beberapa senyum tumbuh menjadi tawa saat mereka melompat dan meloncat mengitari ruangan. Beberapa senyum lain saling menyapa saat imajinasi membawa mereka terbang dan melayang. Dua atau tiga senyum terlontar ke diri mereka sendiri. Beberapa dari senyum itu tidak tampak, namun terasa di dalam hati senyuman itu.

Diperhatikannya dua puluh senyum itu dengan seksama.

Senyum-senyum itu tidak ditujukan kepadanya, tidak juga semua senyum itu saling tersenyum.

Namun hanya dengan melihat senyuman-senyuman itu, angin pun dengan yakin menambahkan senyum kedua puluh satu pada rumah itu.

Siang itu angin pulang ke langit dengan membawa oleh-oleh yang tak ternilai harganya : dua puluh senyuman plus satu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s