Aku Atau Kamu yang Sempurna?

Degup jantungku melunjak saat kudengar namaku meluncur dari mulut perempuan itu. Rasa penasaranku meledak. Kuintip sosoknya dari balik pintu. Disana berdiri seorang perempuan muda berambut hitam sebahu. Hidungnya mungil, matanya yang bulat bersinar di balik kacamata berbingkai hitam. Bibirnya penuh, dipoles tipis dengan lipstik merah muda yang mulai memudar. Tidak banyak yang bisa diceritakan mengenai bibir indah itu. Satu kata menjelaskan kesempurnaannya. Sempurna.

Aku tidak membutuhkan banyak persiapan untuk mengahadapi perempuan itu. Penampilanku sudah seperti ini. Hampir tidak ada kata-kata indah yang bisa menggambarkan diriku. Aku hanya bisa berharap kata “sederhana” bisa dianggap indah.

Seorang laki-laki muda memasuki ruangan tempatku menunggu. Dengan gerakan cepat, dia merenggutku. Dia melangkah dengan yakin dan mengantarkanku ke hadapan perempuan itu. Sekarang semua terlihat lebih jelas. Ternyata lehernya jenjang, dagunya bulat, bahunya mungil. Dia mengenakan kemeja putih kebesaran, dipasangkan dengan celana denim dan sepatu keds. Sebenarnya penampilannya sederhana, seperti diriku, namun justru penampilan sederhananya menegaskan keindahan bibirnya yang penuh.

Aku duduk di hadapannya. Sebuah ucapan terima kasih dilayangkannya kepada laki-laki yang mengantarkanku. Degup jantungku semakin kencang, hampir meledak saat tatapan kami bertemu. Aku takut dia sadar bahwa selama beberapa menit tadi aku terus-menerus menatap bibirnya. Aku takut. Aku hanya bisa terdiam, menunggu perempuan itu melakukan pergerakan ke arahku.

Tak lama aku menunggu, perempuan itu pun menyentuhku. Tangannya yang dingin mengitari tubuhku. Tangan sedingin itu tidak pantas bagi perempuan seindah dia, maka kukerahkan kehangatanku. Dia tersenyum. Bibir indah itu tersenyum.

Dengan gerakan lembut, ditariknya tubuhku. Ke arah bibirnya.

Saat aku menyentuh bibirnya, dunia seakan bosan berputar. Dunia memperhatikan kami, keintiman yang terjadi di antara kami.

Dengan suara lembut, sangat lembut, dia berkata.
“Kopi yang sempurna.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s