Fini

Tamat. Disitulah kisah ini bermula. Dari sebuah akhir pertemuanku dengannya. Sejak beberapa bulan lalu, satu kali dalam seminggu aku bertemu dengannya disini, di sebuah kafe tua tempat dia selalu menghabiskan setengah cangkir kopi, setengah buku cerita dan setengah bungkus rokok.
Ini adalah akhir dari kehadirannya setiap hari Kamis, tepat setengah lamanya dari seminggu, pada jam setengah enam sore, ketika kafe ini setengah penuh dan matahari setengah terbenam.
Ini adalah akhir dari setengah pengenalanku terhadap dirinya. Aku hanya tahu jenis buku, jenis kopi, dan jenis rokoknya.
Dia menghembuskannya asap rokok terakhirnya hari ini, lalu dia mematikan nyala batang rokoknya yang masih setengah.
Tamat, tepat saat dia menyebrangi setengah dari jalan di depan kafe ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s