Tadi langit memang lebih indah. Dari beranda yang menghadap langsung ke pantai ia bisa menatap matahari senja itu, dengan ruas-ruas cahayanya yang bergetar, lenyap perlahan-lahan ke balik kaki langit, sehingga langit dan laut pun –yang alangkah luasnya, alangkah luasnya– semburat dengan warna keemas-emasan. Mega-mega bersepuh ungu, dan angin… ah, angin! Angin yang asin berbisik-bisik di telinga wanita itu.
“Tak ada cinta hari ini. Jangan mimpi.”

– Nocturno

Sudah terlalu banyak kata didunia ini Alina, dan kata-kata, ternyata, tidak merubah apa-apa. Lagipula siapakah yang masih sudi mendengarnya? Di dunia ini semua orang sibuk berkata-kata tanpa pernah mendengar kata-kata orang lain.
– Seno Gumira Ajidarma